Nusantara

BNN Provinsi DKI Jakarta Sambut Positif Sinergi Bersama Pemuda Batak Bersatu

Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Brigjen Pol Tagam Sinaga (baju putih) menyerahkan cinderamata kepada Ketua Pemuda Batak Bersatu DPD DKI Jakarta DF Ringo didampingi Sekda dan Wakil Bendahara, Kamis (05/11/2020). Foto (DPD DKI)

VoIR Indonesia, Jakarta – Pemuda Batak Bersatu Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta berkesempatan melakukan audiensi ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (05/11/2020).

Pengurus yang ikut pada audiensi itu ialah Ketua DPD DKI Jakarta Dayan Frins Siringoringo, Sekretaris Daerah (Sekda) Joen Parningotan Girsang, serta sejumlah pengurus lainnya. Selain jajaran pengurus DPD DKI Jakarta, ikut juga mendampingi Ketua Pemuda Batak Bersatu DPC se-DKI Jakarta.

Kehadiran keluarga besar Pemuda Batak Bersatu DPD DKI Jakarta Barat tersebut disambut baik oleh Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta Brigjen Pol Tagam Sinaga, didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Arief Darmawan, Kasie Pencegahan Reinhard Manalu serta Kasie Pascarehabilitasi dr Nadia.

Dalam audiensi, Ketua Pemuda Batak Bersatu DPD DKI Jakarta yang kerap dipanggil DF Ringo memperkenalkan Pemuda Batak Bersatu yang dipimpin Ketua Umum Lambok F. Sihombing, termasuk menyampaikan bahwa Pemuda Batak Bersatu telah terbentuk di wilayah DKI Jakarta.

Sebagai organisasi yang berazaskan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila serta telah terdaftar di Kemenkumham, Pemuda Batak Bersatu sangat perlu memperkenalkan keberadaanya kepada lembaga-lembaga pemerintahan, termasuk kepada BNN sebagai lembaga pemerintah yang mempunyai tugas di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap psikotropika dan bahan adiktif lainnya.

Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta dan jajaran berfoto bersama Pemuda Batak Bersatu DPD DKI Jakarta. Foto (DPD DKI)

Dihadapan jenderal bintang satu itu, DF Ringo berharap Pemuda Batak Bersatu dapat bersinergi secara positif dengan BNN Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung program-program yang berorientasi masa depan anak bangsa sehingga dapat terbebas dari jeratan penyalahgunaan narkotika dan sejenisnya yang dapat merusak generasi masa depan bangsa.

“Kami berharap dapat bersinergi positif dengan BNN Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung program yang berorientasi masa depan anak bangsa sehingga bebas dari narkoba dan sejenisnya,” kata DF Ringo.

Pada kesempatan itu juga, DF Ringo menegaskan bahwa Pemuda Batak Bersatu DPD DKI Jakarta ikut serta mendukung pemerintah dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah republik Indonesia khususnya di DKI Jakarta.

Baca Juga:  Kodim 0508 Terima Hibah Rp 1 Miliar dari Pemkot Depok

Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta sangat menyambut baik kehadiran dan keberadaan Pemuda Batak Bersatu di wilayah DKI Jakarta untuk mendukung program pemerintah dalam pemberantasan dan penyalahgunaan narkotika.

“Kami sangat terbuka dan mendukung kerjasama positif untuk pemberantasan narkotika bagi anak bangsa yang kita cintai ini terutama di wilayah DKI Jakarta,” ujar Tagam Sinaga.

DF Ringo menyerahkan cinderamata kepada Kepala BNN Provinsi DKI Jakarta. Foto (DPD DKI)

Di akhir audiensi, keduanya saling memberikan cinderamata sebagai bentuk penghormatan antara Pemuda Batak Bersatu dan BNN Provinsi DKI Jakarta.

Usai audiensi, berbicara mengenai narkotika, DF Ringo menjelaskan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat mengenai bahaya narkotika sudah cukup baik. Hanya saja, sambungnya, tentang bagaimana upaya melakukan pencegahan terhadap narkotika itu masih tergolong rendah.

Oleh karena itu, menurutnya, perlu adanya edukasi menyeluruh yang lebih maksimal dari ancaman bahaya narkotika. Dalam hal ini, orang tua memiliki andil yang sangat besar dalam melindungi anak-anak mereka dari ancaman barang haram dan berbahaya itu.

Ia juga mengingatkan bahwa selama ini kita selalu berpegang pada slogan “say no narkoba”.

Slogan ini, menurut DF Ringo bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, kita diingatkan bahwa narkoba adalah hal yang berbahaya. Di sisi lain, ini bisa membuat orang, khususnya remaja menjadi penasaran dan malah ingin mencobanya. Kita perlu memberikan edukasi menyeluruh.

”Kita tidak cukup bila hanya meneriakkan ‘say no narkotika’ saja tanpa memberikan edukasi yang sifatnya menyeluruh,” kata DF Ringo.

Sebagai perkumpulan orang Batak yang anggotanya tersebar di seluruh dunia, langkah pertama yang dapat dilakukan seluruh rekan juang Pemuda Batak Bersatu dimana pun berada adalah dimulai dari rumah.

Orang tua harus bisa menyediakan waktu untuk diskusi dengan anak-anaknya tentang bahaya narkotika. Bukan hanya sekadar mengatakan “jangan”, melainkan juga harus mendengarkan tentang apa pendapat anak-anaknya dan menjawab keingintahuan mereka tentang bahaya narkoba tersebut.

Bila tidak dimulai dari rumah, ia khawatir anak-akan mencari informasi ke luar rumah dan akan sangat berbahaya apabila ia bertemu dengan sumber yang kurang terpercaya. (tio)

To Top