Nusantara

Hashim S. Djojohadikusumo Ziarah ke Makam Sisingamangaraja XI di Balige

Hashim menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan ziarah ke makam Sisingamangaraja XII di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/1/2019)

Tobasa (VOIR) – Saat berkunjung ke Tapanuli Raya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim S. Djojohadikusumo berziarah ke makam Pahlawan Nasional asal tanah Batak, Raja Sisingamangaraja XII, di Soposurung Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (19/1).

Adik kandung calon presiden Prabowo Subianto ini didampingi tiga anggota DPR RI Fraksi Gerindra yakni Martin Hutabarat, Salomo Hutabarat dan Gus Irawan Pasaribu, serta Ketua DPC Partai Gerindra Tobasa Winner Sinambela dan Sekretaris Charles Sitohang.

Ada juga anggota DPRDSU dari Fraksi Gerindra Robert Tobing serta rombongan dari Jakarta seperti Nikson Silalahi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP GEKIRA) dan Jim Lomen Sihombing Ketua Harian PP GEKIRA.

Kepada wartawan, Hashim yang juga Ketua Dewan Pembina PP GEKIRA menerangkan, bahwa antara keluarganya dengan keturunan Raja Sisingamangaraja XII, dalam hal ini Raja Buntal Sinambela, memiliki tali persaudaraan dengan kakeknya Raden Mas Margono Djojohadikusumo.

Baca Juga:  Besok, Uskup Seluruh Indonesia Hadiri Tahbisan Uskup Agung Medan

“Dulunya, kakek saya merawat salah seorang anak dari Raja Buntal Sinambela sekira tahun 1920-an. Karena salah satu cucu dari Raja Sisingamangaraja XII pernah tinggal bersama keluarga kakek saya di Salemba (Jakarta Pusat),” kata Hashim.

Menurutnya, ziarah ini sendiri dilakukan kali kedua. Pada tahun 2014 yang lalu, dirinya juga melakukan ziarah ke tempat tersebut.

Ia menuturkan hal ini sebagai tanda penghormatan dan penghargaan juga terhadap pahlawan-pahlawan bangsa.

“Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat Tapanuli Raya, apresiasi penghargaan kita terhadap perjuangan-perjuangan pahlawan nasional termasuk beliau (Raja Sisingamangaraja XII),” terang Hashim.

Hashim Djojohadikusumo yang juga Direktur Komunikasi dan Media Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi ini mau menunjukkan bahwa tidak boleh melupakan jasa-jasa dari pahlawan ataupun perjuang-perjuangan dari pendahulu.

Semua pahlawan yang berjasa untuk bangsa dan negara Republik Indonesia ini harus tetap dihargai. (voir)

 

 

To Top