Nusantara

Banyak PNS Bolos di Hari Pertama Kerja, Sekda Humbahas Akan Beri Sanksi

Tampak Kantor Dinas Perizinan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Humbahas masih terkunci. Gambar diambil pukul 08.32 WIB, Rabu (2/1/2019)

Humbahas (VOIR) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Tonny Sihombing akan memberi tindakan sanksi terhadap aparatur sipilnya yang tidak disiplin masuk kerja, Rabu (2/01/2019), pasca hari libur 1 Januari 2019 dan 24-25 Desember 2018 lalu.

Hal itu diungkapkan Tonny melalui pesan singkatnya kepada wartawan termasuk ke media VOIR.com, Rabu (2/01/2019).

Tonny menegaskan, bahwa pasca libur 1 Januari 2019, tanggal 2 Januari seluruh ASN sudah masuk kerja seperti hari biasa.

Bahkan, instruksi untuk masuk juga telah dilakukannya melalui via WA kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerahnya.

Apalagi, dia mengakui dirinya sendiri masuk kerja dikarenakan sesuai kalender nasional.

“Terimakasih dinda, ini saya sedang cek,” ungkapnya yang lagi sidak ke kantor-kantor via pesan singkat.

Tonny pun mengaku minimnya kehadiran aparatur sipilnya, tidak ada surat bupati mengenai aturan jam kerja maupun jam pulang kerja. Dan masih dipakai jam kerja seperti hari biasa. Padahal, sejumlah aparatur sipilnya adalah mayoritas beragama kristiani.

Nantinya, atas ketidakdisiplinan, para aparaturnya itu, ditegaskan Tonny, akan diberikan sanksi. Ia menyebutkan, sanksi yang akan diberikan sesuai PP 53 tahun 2010, tanpa menyebut pasal berapa dan sangsi apa.

“Yang pasti ada sanksi sesuai PP 53 dilaksanakan secara berjenjang,” kata Tonny.

Hingga berita ini diturunkan, berapa jumlah aparatur sipil negara pada hari pertama masuk kerja dan tidak, Tonny enggan membeberkan.

Baca Juga:  KPU soal Tes Baca Alquran: Tak Diatur Undang-Undang

“Silahkan konfirmasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD),” elak Tonny.

Sebelumnya, dari pantauan wartawan, Rabu (2/01/2019) pagi pukul 08.00 WIB di beberapa kantor organisasi perangkat daerah pemerintah setempat ini, terlihat seperti kantor Dinas Peternakan dan Perikanan, dari 17 pegawainya hanya dua orang yang baru masuk kerja. Yakni, Kepala Dinas Luhut Marbun dan Sekretaris drh Rosmawaty boru Simamora.

Kepada wartawan, Luhut sangat menyesalkan sikap pegawainya yang tidak disiplin waktu dalam bekerja. Sementara, jauh hari sebelumnya sudah ada instruksi Sekda agar seluruh pegawai tepat waktu masuk jam kerja.

Menurutnya, melihat ketidakdisplinan pegawainya, sangsi pembinaan akan dilakukan.

“Iya kita akan melakukan pembinaan,” tegas Luhut.

Selain kantor tersebut, ditemukan juga kantor Dinas Kesehatan. Tampak, hanya 3 orang pegawai yang hadir hingga apel pagi pun tidak dilaksanakan.

Parahnya lagi, ada kantor hingga pukul 08.32 WIB masih terkunci yaitu Dinas Perizinan Terpadu dan Kominfo. Itupun, terlihat di kantor Dinas Kominfo baru tiga pegawai yang hadir, yakni Sekretaris, Sanggam Tanjung, Siregar

Bahkan, ada kantor baru menaiki bendera merah putih pukul 09.14 WIB, yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kominfo. Dan ada yang belum terpasang sama sekali yakni Dinas Badan Pengelolaa  Keuangan Pendapatan (BPKAD). (voir/gam)

To Top